KOTA JAMBI – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, legislatif, aparatur sipil negara (ASN), dan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, terutama persoalan sampah dan upaya meningkatkan investasi di Kota Jambi.
Pernyataan tersebut disampaikan Kemas Faried usai mengikuti Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Pemerintah Kota Jambi ke-80 dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Betuah ke-625 yang berlangsung di Lapangan Utama Kantor Wali Kota Jambi, Senin (18/5/2026).
Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah semata. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen untuk memastikan berbagai program pembangunan berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pemerintah Kota Jambi tidak bisa bekerja sendiri. Semua persoalan yang ada harus diselesaikan melalui kolaborasi antara pemerintah, DPRD, ASN, dan masyarakat,” ujar Kemas Faried.
Sebagai pimpinan lembaga legislatif, ia mengapresiasi sejumlah capaian pembangunan yang telah dilakukan Pemerintah Kota Jambi, termasuk pelaksanaan Program Kampung Bahagia yang mengintegrasikan aspek kebersihan lingkungan, keamanan, dan pemberdayaan masyarakat.
Kemas Faried menilai persoalan sampah saat ini menjadi salah satu isu penting yang harus mendapatkan perhatian serius. Karena itu, DPRD Kota Jambi mendukung berbagai langkah yang dilakukan pemerintah dalam memperkuat sistem pengelolaan persampahan.
Dukungan tersebut di antaranya melalui penyediaan armada pengangkut sampah, pembangunan depo sampah, hingga penerapan sistem Operator Pengelola Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM) yang diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelayanan kebersihan.
“Penanganan sampah harus menjadi prioritas bersama. Berbagai program yang telah disiapkan pemerintah perlu mendapat dukungan seluruh pihak agar persoalan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat dapat diselesaikan secara menyeluruh,” katanya.
Selain persoalan kebersihan, Ketua DPRD Kota Jambi juga menyoroti pentingnya menciptakan iklim investasi yang kondusif. Menurutnya, sebagai daerah yang bertumpu pada sektor perdagangan dan jasa, pertumbuhan ekonomi Kota Jambi sangat bergantung pada penerimaan pajak dan masuknya investasi.
Untuk itu, ia menilai kebersihan, keamanan, dan kenyamanan kota menjadi faktor utama yang harus terus dijaga guna meningkatkan daya tarik daerah bagi para investor.
“Kota Jambi tidak mengandalkan sumber daya alam sebagai penopang utama pendapatan daerah. Karena itu, kita harus mampu menciptakan kota yang bersih, aman, nyaman, dan memiliki daya saing agar investasi terus tumbuh,” ungkapnya.
Kemas Faried berharap momentum peringatan HUT Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Betuah dapat semakin memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun daerah. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung berbagai program pembangunan yang tengah dijalankan pemerintah.
“Semoga seluruh program yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan kerja sama yang kuat, kita optimistis visi Kota Jambi Bahagia dapat terwujud,” tutupnya. (*)











